SQL Server Database | DB baru menggunakan SSMS

SQL Server Database Database adalah kumpulan objek seperti tabel, tampilan, prosedur tersimpan, pemicu, fungsi, dll.

Pertimbangkan dengan beberapa contoh dalam kehidupan nyata:

• Kami memiliki Rak Buku tempat Buku berada,

• Kita memiliki rumah tempat kita tinggal,

• Kami memiliki tempat parkir tempat kendaraan diparkir & contohnya tidak terhitung jumlahnya.

Demikian pula, kami memiliki DATABASE yang merupakan semacam rumah untuk semua tabel, tampilan, prosedur tersimpan, dll kami yang saling terkait.

Secara teknis, Database menyimpan data secara terorganisir dengan baik untuk memudahkan akses dan pengambilan. Di SQL Server, ada dua jenis database:

1. Database sistem: Database sistem dibuat secara otomatis untuk Anda saat Anda menginstal SQL Server. Mereka memainkan peran penting di server, terutama dalam memastikan bahwa objek database berjalan dengan benar. Contoh database sistem SQL Server meliputi: Master, MSDB, Model, Tempdb, Resource

2. Basis Data Pengguna: Basis data pengguna dibuat oleh pengguna basis data seperti Anda yang telah diberikan akses untuk membuat basis data

Rules untuk membuat sebuah Database

Pertama, kita perlu mengetahui aturan dasar untuk membuat DB baru:

• Nama database harus unik dalam instance SQL Server.

• Nama database maksimal 128 karakter.

• Pernyataan CREATE DATABASE harus dijalankan dalam mode komit otomatis.

Ada 2 cara untuk membuat Database di SQL server.

1. SQL Server Management Studio

2. Transact-SQL

Membuat database menggunakan SQL Management Studio

Setelah pada artikel sebelumnya kita belajar bagaimana cara Install SQL Server dan SQL Server Management Studio pada artikel kali ini kita akan coba menjelaskan bagaimana cara membuat sebuah database mengguakan SQL Server Management Studio

Langkah 1) Klik kanan pada ‘Database’ dari jendela ‘Object Explorer’ dan kemudian pilih ‘New Database.’

Langkah 2) Di bawah layar ‘Database Baru’ akan muncul. Masukkan ‘Nama database’. Perhatikan bahwa: kolom ‘Nama logis’ akan terisi secara otomatis dengan:

1. Edu | Jenis file: Baris dan Grup File: UTAMA

2. Edu_log | Jenis file: LOG dan Grup File: ‘Tidak Berlaku’

SQL Server Database

Sini:

A) Learn | Jenis file: Baris dan Grup File: UTAMA adalah file .mdf

B) Learn_log | Jenis file: LOG dan Grup File: ‘Tidak Berlaku’ adalah file .ldf

Langkah 3) (Opsional) Untuk pengaturan yang lebih kompleks, kita dapat menavigasi ke ‘Opsi’ dan ‘Grup File’. Di tingkat Pemula, membuat Database dari Tab Umum sudah cukup.

SQL Server Database

Langkah 4) Klik ‘OK’.

 Hasil: Database baru bernama ‘Learn’ telah berhasil dibuat.

SQL Server Database

Kita dapat memperluas Database – ‘Learn’ yang akan berisi Tabel, Tampilan, dll. Ini awalnya kosong sampai pengguna membuat Tabel baru, tampilan, dll.

SQL Server Database

Sekian untuk artikel kali ini, tujuan utama artikel ini agar kalian bisa membuat sebuah database baru dengan menggunakan SQL Management Studio.

Sumber : Microsoft

Spread the love

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *